Rabu, 09 Agustus 2017

laporan

MENGAMATI PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANAGAN  PADA TANAMAN KACANG HIJAU
DI SUSUN
O
L
E
H
KELOMPOK 1
KELAS XII IPA 1
RAYINA S. KUKE
MELANDA UNO
APRILIANTI PATILIMA
STENDRY ROTTIE
FEBRIANTI ISMAIL
ARIF AFRIANTO YASIN
DANDI YUSUF


SMA N 1 DUNGALIYO
T.A : 2017/2018



KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya sehingga penulisan laporan ini bisa selesai dengan lancar.
Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya dan In Shaa Allah sampai kepada kita semua yang masih setia pada ajaran beliau.

Tidak lupa pula penulis samapikan kepada semua pihak yang telah membantu, terutama Guru Biologi yang bersedia membimbing kami sehingga bisa menyelesaikan laporan yang berjudul “MENGAMATI PENGARUH CAHAYA PADA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TANAMAN KACANG HIJAU”.

Penulisan laporan ini betujuan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Biologi semester ganjil tentang pertumbuhan dan perkembangan. Semoga karya tulis ini dapat berguna bagi pembaca.
Dalam penyusunan karya tulis percobaan ini, kami menyadari pengetahuan dan pengalaman kami masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kritik dan saran untuk penyempurnaan karya tulis ini sangat kami harapkan.

Dungaliyo, 9 Agustus 2017

Penulis                        






DAFTAR ISI

        i.            HALAMAN JUDUL..................................................................................................................
      ii.            KATA PENGANTAR.................................................................................................................
    iii.            DAFTAR ISI...............................................................................................................................
    iv.            BAB 1 : PENDAHULUAN
A.    Latar belakang.....................................................................................................
B.     Tujuan penelitian...............................................................................................
C.     Rumusan masalah...............................................................................................
D.    Hipotesa..............................................................................................................
      v.            BAB 2 : KAJIAN TEORITIK.....................................................................................................
    vi.            BAB 3 :METODOLOGI PENELITIAN.....................................................................................
  vii.            LAMPIRAN.................................................................................................................................
viii.            DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................











BAB 1
 PENDAHULUAN
A.    Latar belakang masalah
Pertumbuhan adalah proses fisiologis yang ditandai dengan bertambahnya jumlah sel dan bertambahnya volume sel yang bersifat irreversible (tidak dapat mengecil kembali). Sedangkan, perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan yang tidak dapat diukur.
Pertumbuhan dan perkembangan dapat berlangsung karena ada sebab atau faktor-faktor yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor tersebut meliputi faktor internal dan eksternal.
Factor internal antara lain  gen dan hormon. Dan factor eksternal yaitu Nutrisi, air, derajat keasaman, kadar garam, oksigen, cahaya, suhu, kelembaban, gravitasi, sentuhan, organisme parasite dan herbivora.
Dalam penelitian ini, kami mencoba mengamati pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman.








B.     Tujuan penelitian

§   Untuk mengetahui pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau.
§   Untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau yang diletakan dilingkungan yang berbeda intensitas cahayanya.














C.     Rumusan masalah

§   Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau?






D.    Hipotesa

Hipotesis penelitian ini adalah cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan,



BAB 2
 KAJAIN TEORITIK

Perkembangan pada tumbuhan diawali dengan fertilisasi. Pada awal perkembangannya, embrio mendapatkan makanan dari kotiledon. Kotiledon terdapat pada biji tumbuhan tingkat tinggi. Tumbuhan dikotil memiliki dua kotiledon, sedangkan monokotil memiliki satu kotiledon. Pertumbuhan awal tumbuhan dari biji menjadi tanaman baru disebut perkecambahan. Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu epigeal dan hipogeal.
a.       Pada perkecambahan epigeal, kotiledon terdapat di permukaan tanah karena terdorong oleh pertumbuhan hipokotil yang memanjang ke atas.
b.      Pada perkecambahan hipogeal, kotiledon tetap berada di bawah tanah, sedangkan plumula keluar dari permukaan tanah disebabkan pertumbuhan epikotil yang memanjang ke arah atas.
Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di meristem (titik tumbuh) yang terdapat pada ujung akar dan batang. Meristem akan mengalami pembelahan mitosis. Oleh karena itu, ujung batang dan ujung batang akan bertambah panjang dan besar.
Pertumbuhan disebabkan oleh pertambahan besar dan panjang sel-sel itu sendiri. Pada batang terdapat dua jenis tunas, yaitu tunas yang letaknya di ujung batang yang disebut tunas terminal dan mengandung meristem apikal, serta tunas samping yang nantinya membentuk cabang batang, daun, dan bunga.
Batang tumbuhan selain bertambah panjang juga dapat bertambah besar. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas kambium, yang termasuk jaringan meristem yang sel-selnya aktif membelah. Letak kambium di antara jaringan xilem dan floem. Kambium akan terus membentuk jaringan xilem dan floem baru sehingga batang makin lama akan menjadi besar. Aktivitas kambium meninggalkan batas yang jelas pada batang. Batas ini disebut lingkaran tahun
   


Dalam pelajaran biologi bahwa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dibedakan menjadi 2 yaitu faktor internal dan faktor external.
1. Faktor Internal
       Faktor internal adalah segala pengaruh/faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri yaitu meliputi gen dan hormon.
a. Gen 
            Gen merupakan dasar faktor internal yang paling tidak bisa ditawar karene  setiap mahluk hidup tentu saja memiliki gen yang berbeda satu sama lain. Gen merupakan unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA menyandi protein, polipeptida atau seuntaian DNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendali), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya. Tentu saja dalam DNA ini telah disandi sebagaimana rupa yang menentukan bentuk dan pewarisan sifa dari induknya. Jadi begini Sahabat Blogger kalau yang mengontrol seluruh pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ini. 
   
b. Hormon
        Hormon adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan memproduksi hormon. Dalam pertumbuhan ini peran hormon ini sangatlah penting. berikut adalah daftar hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
2.Faktor Eksternal 
                Faktor eksternal merupakan sesuatu yang mempengaruhi/faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Ada beberapa faktor ekstrenal yang mempengaruhi pertumbuhand an perkembangan tumbuhan yaitu air, cahaya, kelembapan, makanan(nutrisi), suhu.
     1.  Makanan
Makanan adalah sumber energi dan sumber materi untuk mensintesis berbagai komponen sel. Tidak hanya karbondioksida dan air saja yang dibutuhkan tumbuhan untuk bisa tumbuh dengan baik tetapi juga beberapa unsur unsur minerel
2. Air
          Tanpa air, tumbuhan tidaklah dapat tumbuh. Air termasuk senyawa yang dibutuhkan tumbuhan. Air berfungsi anatara lain sebagai fotosintesis, mengaktifkan reaksi enzim ezimatik, menjaga kelembapan dan membengtu perkecambahan pada biji.

 3. Suhu
           Pada umumnya,tumbuhan membutuhkan suhu tertentu untuk tumbuh. Suhu  dimana tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal disebut dengan suhu optimum. Suhu paling rendah yang masih memungkinkan suatu tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu minimum sedangkan suhu tertinggi yang masih memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu maximum.

 4. Kelembapan
           Pengeruh kelembapan udara berbeda terhadap berbagai tumbuhan. Tanah dan udara yang lembab berpengaruh baik bagi pertumbuhan tumbuhan.
5. Cahaya  

            Pada umumnya, cahaya menghambat pertumbuhan meninggi tanaman karena dapat menguraikan auksin. Tetapi, cahaya juga merangsang pembungaan tumbuhan tertentu. Adapun tumbuhan yang dapat berbunga pada hari pendek (lamanya penyinaran matahari lebih pendek ketimbang waktu gelapnya malam). Ada pula tumbuhan yang berbunga pada hari panjang(lamnya penyinaran matahari lebih lama ketimbang waktu gelapnya). 
Mengapa hal itu dapat terjadi karena pada tumbuhan terdapat hormon fitokrom yang mengatur pengaruh cahaya ini dalam pertumbuhan dan perkembangan pembungaan tanam































BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN

A.    Objek yang di amati : PERTUMBUHAN
Populasi                     : KACANG HIJAU

Sampel                       : ENAM BIJI

Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan:
Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom:
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi:
Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi:
Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas:
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas:
Rosidae
Ordo:
Famili:
Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus:
Phaseolus
Spesies:
Phaseolus radiatus L.









B.     Lokasi penelitian       : di Rumah Melanda Uno
                                    Desa Duwanga, kec. Dungaliyo
C.     Waktu penelitian       : 5 – 9 Agustus 2017, SORE HARI
D.    Deskripsi variable     
Variabel bebas  : Kacang hijau
Variabel terikat : Cahaya Matahari
E.     Unit perlakuan :
-          Biji kacang hijau ditanam di media tanah
-          Dipisahkan menjadi dua wadah
-          Wadah pertama ditempatkan di tempat yang terkena cahaya secara langsung, sedangkan wadah kedua di tempatkan ditempat yang tidah terkena cahaya secara langsung atau tempat yang tertutup.
F.      Alat dan bahan :
1.      Benih kacang hijau (6 butir)
2.      Gelas air mineral bekas (2)
3.      Tanah (secukupnya)
4.      Penggaris untuk mengukur tinggi kacang hijau dan kertas
5.      Pensil (1)
6.      Air secukupnya
G.    Cara kerja :
1.      Menyiapkan alat dan bahan
2.      Rendam biji kacang hijau selama beberapa menit
3.      Menyemaikan 6 butir benih kacang hijau ke dalam gelas bekas air mineral yang sebelumnya telah diisi dengan tanah, masing-masing gelas berisi 3 butir benih.
4.      Letakkan salah satu gelas bekas air mineral tadi di tempat yang bisa terkena cahaya matahari secara langsung, dan gelas yang lainnya diletakkan di tempat yang agak tertutup atau tidak terkena cahaya matahari.
5.      Siram secukupnya setiap hari.
6.      Mengamati pertumbuhan kacang hijau setiap sore hari selama waktu penelitian ( berhubung benih disemaikan pada sore hari maka pengamatan pertumbuhannya juga dilakukan disore hari)
7.      Membuat tabel untuk memasukkan data pertumbuhan agar bisa diukur secara kualitatif.
8.      Jangan lupa, dokumentasikan setiap kegiatan yang dilakukan.







H.    Tabel hasil pengamatan

Hari / biji

Tempat
1
2
3
4
5


1
2
3
1
2
3
1
2
3
1
2
3
1
2
3
Jumlah
Terkena cahaya
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0.2
0
0
1

Tertutup/ gelap
0.3
0.5
0
0.5
1.5
0.2
1
1.7
0.2
4
5
0.3
6.6
7.6
0.3


















Rata-rata p’tmbuhan dtmpt terkena chya/hari


0


0


0



0.067


0.3


0.367
Rata-rata p’tmbuhan dtmpt tertutup/hari

0.267

0.73

0.97

3.1

4.8

9.867

*satuan dari pertambahan biji adalah sentimeter (cm)

·         Grafik rata-rata pertumbuhan / hari


Berdasarkan pengamatan yang dilakukan telah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di tempat yang terkena cahaya dan yang tidak terkena cahaya (gelap). Hal ini menunjukkan bahwa cahaya mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau.
Apabila ditanam di tempat gelap, maka tanaman kecambah akan tumbuh lebih panjang daripada normalnya. Peristiwa itu terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Fungsi utama hormon auksin adalah sebagai pengatur pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. Hormon auksin ini sangat peka terhadap cahaya matahari. Bila terkena cahaya matahari, hormon ini akan terurai dan rusak. Pada keadaan yang gelap, hormon auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang. Akibatnya, batang tanaman akan lebih panjang jika ditanam di tempat yang gelap, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat, akar yang banyak dan lebat, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga daun berwarna kuning. Peristiwa ini disebut etiolasi
Jika ditanam di tempat terang, maka kecambah akan tumbuh lebih pendek daripada yang ditanam di tempat gelap. Peristiwa itu juga terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Seperti yang telah dijelaskan di atas, hormon auksin ini akan terurai dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Akibatnya, batang tanaman akan lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.




PENUTUP

Kesimpulan :

Dari hasil penelitian pengaruh faktor cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau, dapat disimpulkan bahwa cahaya dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Proses pertumbuhan dan perkembangan  tumbuhan membutuhkan cahaya. Namun, banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan tiap tumbuhan berbeda-beda, begitu pula dengan tumbuhan kacang hijau.
Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap pertumbuhan dan perkecambahan biji kacang hijau, biji kacang hijau yang diletakan ditempat gelap dan terang akan mempunyai perbedaan. Biji kacang hijau yang terkena cahaya matahari secara langsung (terang) pertumbuhannya lebih lambat, daunnya lebar & tebal, berwarna hijau, batang tegak, kokoh. Sedangkan, biji kacang hijau yang tidak terkena cahaya matahari (gelap) pertumbuhannya lebih cepat tinggi (etiolasi) dan daunnya tipis, berwarna pucat, batang melengkung tidak kokoh. Hal ini terjadi karena cahaya memperlambat/menghambat kerja hormone auksin dalam pertumbuhan meninggi (primer).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang telah dibuat sebelumnya telah benar.





LAMPIRAN

·         KACANG HIJAU YANG TIDAK TERKENA CAHAYA MATAHARI

Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20732809_820188638149552_2068859122_n.jpg?oh=df3c808e902fba001e57a6ed5c2fb415&oe=598D1853        Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20732897_820187781482971_1408628989_n.jpg?oh=0715138110480c8602d2c0f2fc35eee2&oe=598D3139       Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20707683_820188224816260_1944208282_n.jpg?oh=7b76819a9f96fd620aa03e37c0727f52&oe=598D0111

 Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20750738_820188458149570_1106459253_n.jpg?oh=b6ab78d672d9bc0da933ce54ea3a857a&oe=598D3A84     Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20706732_820188251482924_2072923986_n.jpg?oh=b7b3fe58fa024f3577d0a2d98a74314f&oe=598E36DE          Description: https://scontent.fupg2-1.fna.fbcdn.net/v/t34.0-0/p280x280/20732809_820188638149552_2068859122_n.jpg?oh=df3c808e902fba001e57a6ed5c2fb415&oe=598D1853   
·        

·        









·         KACANG HIJAU YANG TERKENA CAHAYA MATAHARI

**pengambilan gambar dilakukan malam hari



DAFTAR PUSTAKA